Wah ga terasa ternyata sudah musim haji lagi, umat islam yang sedang berhaji bersiap siap buat wuukuf besok di arafah, semoga menjadi haji yang mambrur, amiiin. Tapi buat yang masih di tanah air tercinta bisa berpuasa sambil menunggu potong kambing atau sapi untuk kurban besok harinya, wah rame dimana mana, ga kalah sama idul fitri.
Dah empat kali lebaran haji gak ngikutin, alias gak pulang kampung, walaupun di sini juga ikut lebaran haji tapi kurang mantab kalau ga di rayakan di kampung. Masalahnya klo disini lebaran haji pikiranya ga kemana mana pastinya kerja dan kerja. Lain lagi kalo di kampung bisa di rayakan dengan keluarga, tetangga dan teman teman lama. Alhamdulillah setelah empat kali ga bisa ngerayain di kampung akhirnya sekarang keturutan juga buat ngerayain acara kurban di kampung, and now i'll go home. Sambil nunggu hujan reda mau berangkat ke stasiun enaknya memang negokin blog yang dah lama ga dibersihin gak di tanemin dengan tulisan-tulisan yang bisa menyegarkan dan memberikan sedikit suntikan semangat.
Acara pulang kampung kali ini ga bisa lama, masalahnya biasa kerjaan dan kerjaan yang never ending, tapi ga apalah sudah ada rencana untuk mengakhiri semua itu walaupun sekarang baru mulai dari keciiiiiiil dulu.
26 November 2009
22 November 2009
Kemanakah
Terduduk di malam hari di temani gemericik gerimis hujan
Suara binatang malam menyaut seolah menyambut malam ini
Menikmati dingin yang sepi melamunkan wajahmu
Ku tunggu hadirnya suaramu dari ponselku
Ku coba tekan nomor favoritku tapi yang terdengar tuts kosong
Ku tunggu kembali dengan harapan memang sedang pergi
Malam semakin malam tanpa bintang yang ada hanya suara binatang malam
Sekian detik dan menit ku habiskan untuk menunggumu
Ku coba memainkan lagi tombol ponselku
Sambil berharap sapaan datang dari tempat jauh kesukaanku
Kembali tuts kosong membuatku makin kecewa
Suaramu yang indah belum juga terdengar
Dan kini ku masih menunggu di teras rumahku
Suara binatang malam menyaut seolah menyambut malam ini
Menikmati dingin yang sepi melamunkan wajahmu
Ku tunggu hadirnya suaramu dari ponselku
Ku coba tekan nomor favoritku tapi yang terdengar tuts kosong
Ku tunggu kembali dengan harapan memang sedang pergi
Malam semakin malam tanpa bintang yang ada hanya suara binatang malam
Sekian detik dan menit ku habiskan untuk menunggumu
Ku coba memainkan lagi tombol ponselku
Sambil berharap sapaan datang dari tempat jauh kesukaanku
Kembali tuts kosong membuatku makin kecewa
Suaramu yang indah belum juga terdengar
Dan kini ku masih menunggu di teras rumahku
Menaikkan Jumlah Pengunjung Blog
Wew sebenernya agak sebel dan bingung, sebel karena blog sepi pengunjung dan gak tau caranya harus berbuat apa, bingung karena begitu banyak cara yang di tawarka para blogger senior yang telah sukses dengan blognya, tapi kali ini mau menyontek postingan salah satu blogger yang di ajang diskusi blog...langsung aja deh ke intinya.
Permasalahan sebenarnya adalah bagaimana menarik para pengunjung ke blog kita, cara termudah adalah mendaftarkan blog ke search engine, karena dari sanalah kebanyakan blog kita bisa di temukan oleh pengunjung, kemudian baru ke pengunjung langsung melalui iklan atau cara lainnya,
Permasalahan sebenarnya adalah bagaimana menarik para pengunjung ke blog kita, cara termudah adalah mendaftarkan blog ke search engine, karena dari sanalah kebanyakan blog kita bisa di temukan oleh pengunjung, kemudian baru ke pengunjung langsung melalui iklan atau cara lainnya,
21 November 2009
Maafkan Aku
Menyesal diri ini walau tak berarti
Apa yang kulakukan apa yang ku katakan
Ternyata melukai hatimu
Ternyata mengalirkan air matamu
Maafkan aku menyakitimu
Walau sebenarnya bukan itu niatku
Ingin ku datang padamu
Membuatmu tersenyum kembali
Membuatmu tertawa kembali
Seperti dulu
***Maafkan aku***
![]() |
20 November 2009
Akhir Dunia
Bukan bermaksud membesar-besarkan 2012 yang sedang rame ramenya filmnya di puter, atau memang prediksi yang tidak berdasar dan kabur dari beberapa orang, bukan juga berniat menakut-nakuti atau menambah keresahan sebagian orang akan 2012. Tapi ini hanya pendangan dan opini pribadi semata. Memang kenyataanya dunia ini sudah begitu tua, seumpama raga yang sudah rapuh dan sudah berpenyakitan dimana-mana. Bencana alam dimana-mana, dikatakan lapisan ozon bocor atau apalah, atau iklim yang tidak menentu, panas dan dingin berlebihan di tempat-tempat tertentu, seperti inilah yang di khawatirkan tentang kondisi bumi ini.
Kalau kita kemudian kembali pada pandangan Islam tentang zaman akhir ini, ya kenyataanya juga ga jauh beda. Tapi ini bukan berarti setuju dengan apa yang dikatakan film kiamat yang sedang populer saat ini, sama sekali tidak. Rasulullah sendiri tatkala menceritakan tentang apasaja yang akan terjadi pada hari akhir nanti, tanda-tandanya, kemunculan-kemunculan, atau kondisi manusia pada saat mendekati zaman akhir, sama sekali berbeda dengan film yang sedang populer itu.
Kiamat hanya Alloh yang tahu kapan? tak sepatutnya umat yang mengaku Islam kemudian mempercayai seseorang yang membawa kabar tentang kapan datangnya kiamat, itu benar-benar bohong dan tidak dapat di terima. Sungguh ironis jika saat ini kalangan pelajar dan orang-orang berpendidikan tinggi lantas melebih-lebihkan film tersebut, patut dipertanyakan kembali keIslamannya.
Kalau kita kemudian kembali pada pandangan Islam tentang zaman akhir ini, ya kenyataanya juga ga jauh beda. Tapi ini bukan berarti setuju dengan apa yang dikatakan film kiamat yang sedang populer saat ini, sama sekali tidak. Rasulullah sendiri tatkala menceritakan tentang apasaja yang akan terjadi pada hari akhir nanti, tanda-tandanya, kemunculan-kemunculan, atau kondisi manusia pada saat mendekati zaman akhir, sama sekali berbeda dengan film yang sedang populer itu.
Kiamat hanya Alloh yang tahu kapan? tak sepatutnya umat yang mengaku Islam kemudian mempercayai seseorang yang membawa kabar tentang kapan datangnya kiamat, itu benar-benar bohong dan tidak dapat di terima. Sungguh ironis jika saat ini kalangan pelajar dan orang-orang berpendidikan tinggi lantas melebih-lebihkan film tersebut, patut dipertanyakan kembali keIslamannya.
Langgan:
Entri (Atom)




